Umi langsung ambruk meringkuk di dasar jendela, sementara Pak Ramses berlutut, mengarahkan muncratan ejakulasinya ke arah muka Umi.“Hegghhh…!! Banyak bacot, kau! Bokep Asia Umi menyadari keadaan, dan kembali panik, memohon untuk dilepaskan. Enak saja! Enak saja! Ayo cepet! “Auww!” PLAK! Konyol kau, apa tidak tahu ini di lantai berapa? Memang tak becus kau jadi cleaning service! Dasar ganjen.” Umi hanya menanggapi dengan cibiran yang tidak terlihat oleh bosnya.“Kalau udah selesai, jangan lupa dikunci, ya! Gak pake otak!”“Ampun Pak… ampun… sumpah saya nggak sengaja… bukan maksud saya ngerusak kerjaan Bapak… maaf…” Umi hampir menangis karena ketakutan dan panik.“Maaf, maaf? Mungkin Mas Lesmana di bagian IT yang guantengnya minta ampun.




















