“Uuukhh, croot croot”
Cairan mani yang hangat kembali membasahi vagina Laras. Laras langsung merintih. Bokep Colmek Cairan itu menetes keluar vagina saking banyaknya. Darah menetes dari vagina Laras yang masih kesakitan. “Uuuhh!!”
Merasa istrinya sudah orgasme, Dimas mempercepat tusukannya, semakin cepat dan,
“Oookkhh!”
Cairan mani menyembur hangat di dalam liang vagina Laras. Dia sudah tidak memperdulikan rasa sakit akibat kehilangan keperawanan. Laras terisak-isak, tidak menyangka akan segini sakit padahal vaginanya sudah banjir dari tadi. Sekarang yang tersisa hanyalah celana dalam. Pada hari yang telah ditentukan, mereka melangsungkan akad nikah. Melihat reaksi seperti itu langsung saja Dimas mencengkeram kepala Laras. Laras memeluk suaminya dengan erat. Malam itu, Dimas dan Laras (nama samaran sang perempuan) sangat lelah setelah ngobrol dengan orangtua dan sanak famili mereka.




















