Seakan mengerti dengan senyum manis dia menuruti. Bokeb Aku : hy juga…. Dan percakapan pun berlanjut di via telepon (setelah bertukaran no hp) untuk membahas waktu dan tempat dimana kita akan saling memuaskan hasrat kita. Akupun bingung dan bertanya-tanya, mengapa dia nunggu diparkiran ya? (((((bla,,,,,,,bla,,,,,,,,bla…..)))))Perkenalan pun berlanjut dengan sebagaimana adanya, tenyata disini maksud dia memperkenalkan diri karena melihat statusku yang bertuliskan kalimat ” Tegang Neh, Pengen ML, Ada yang mau???”. Aku tertawa terbahak-bahak, “Dasar Hotel mesum” kataku di sela tawaku.Tak berapa lama terdengar suara pintu dibuka dan suara Siska memanggilku. Setelah duduk di dekatku aku langsung senyum dan mengelus-elus pipinya dengan lembut.“Kok segitunya ngelihatnya” kataku padanya. Memangnya Kenapa??? Hah, aku pun serasa tidak percaya membaca pertanyaannya. Aku pun segera mengecup bibirnya dalam-dalam dan sambil aku mainkan putting




















