Kondisiku telanjang bulat seperti biasa. Bokep Tante Gila sih ini, parah banget akunya! Ahhhh… pliiisss…. Benar saja, pak Jun kemudian mengarahkan selang padaku dan menyemprotkan air yang amat kencang ke seluruh tubuhku. Mereka semua tampak tertawa melihatku. Cukup lama tanggannya berada di leherku seperti mencekik, aku pikir aku akan dibunuhnya dengan cara dicekik, tapi ternyata dia tidak benar-benar mencekikku. Tampak darah mengucur deras dari leher wanita itu. Air mataku mengalir.“Jangan coba lakukan itu lagi, atau kamu tahu akibatnya… ngerti?” katanya sambil menampar pelan wajahku dengan sisi pisau yang datar. Aku sangat mengantuk. Tangannya yang besar dan kasar meraba-raba tubuhku, dari ujung kaki terus naik hingga ke paha. Go! Kenapa sih aku ini!? Aku langsung kencing dibuatnya. Atau bapak mau bunuh Mita sekarang?” tanyaku pada pak Jun sambil memeluk




















