Kita berdua merasa lemas sekali dan napas kami terasa berat dan terengah-engah, namun Saya merasa puasssss banget saat itu dan seneeenggg banget, dan kayaknya perasaan itu menghinggapi pula pada diri Nidya.10 menit kemudian Saya pamit pulang setelah sekitar sejam Saya dirumahnya, dan dengan berat doi membolehkan Saya pulang, dan sebelum keluar dari kamarnya Saya diberi hadiah kecupan hangat di bibir Saya.,,,,,,,,,,,,,, Tiba-tiba ada satu keberanian dalam diriku sehingga tanganku menjalar ke bawah dan menyentuh dadanya sekali lagi. Nidya diam saja…. Bokep Jepang maklum lahh…. nggak usah dipikirin deh”, lalu suasana itu cair kembali Nggak berapa lama Nidya pamit pulang karena sudah hampir jam 2 sore…. boleh nggak ?””Apaan sihh ? Seperti biasa siang hari rumah Saya sepi banget, bokap-nyokap jelas belum pulang, adik-adik Saya semua masuk siang dan




















