Aku kan gak punya apa-apa?!”, tanyanya kebingungan.Sepertinya ia takut gak bisa dapet pinjaman uang dariku.“Terserah kamu aja deh, apa imbalan dan jaminannya!” katanya lagi, dari nada suaranya terdengar kalau dia sudah putus asa.Tiba-tiba aku dapat ide briSitan.“Gini.. Tampak sangat indah payudara Sita yang bergoyang-goyang ketika Mas Slamet berjabatan tangan dengan berkali kali menggerakkan tangannya ke atas dan ke bawah selama bersalaman.Dalam hati aku berkata, cerdik juga cara Mas Slamet bersalaman, sehingga tampak Sita tambah malu dibuatnya. Bokep thai “Ya.. Jawabku lagi.Sekali lagi dia terdiam. Dan kini saat melihatnya pasrah dan menurut pada apa yang aku katakan, membuatku makin sayang padanya.Dan akupun yakin bahwa sebenarnya Sita selama ini juga punya rasa yang sama padaku, karena sering kudapati ia melirik dan mencuri pandang ke arahku jika kami bertemu di sekolah.




















