“Thanks,” kata Timo pelan.Aku beranjak mengambil handuk. Bokep japan terbaru Lain kali aja baru gue ceritain.” Edwin bergegas berdiri dan mengambil tasnya. Seketika itu juga Budi melihat ke arahku, dan aku hanya membalas pandangannya tanpa bergerak. Selang beberapa saat kemudian Timo melepas kontol Budi dan beranjak berlutut di depan kontolku. Timo sedang ereksi. Kedua temanku itu, Timo dan Edwin, juga gay. “Sehari… okay, dua hari…” Tangan kirinya mengocok kontolnya sendiri, dan lidahnya menjilati ketiakku dengan ganas. Tidak menunggu jawabanku, Timo lalu berdiri dan berjalan ke arah kamar tidur. Aku dan Budi tertawa melihatnya. “Sehari… okay, dua hari…” Aku menggenggam kedua lututnya, bangun, dan bergegas menggagahinya. Lalu Timo menundukkan badannya dan mencium Budi. Duluan aja, ‘Win.” Dan Edwin pun pergi.










