“Pacar lagi?”
“Ya, dia …” suaranya makin lirih. Bokep Sub Indo Dia mengambil satu lagi, dan tanpa berkata-kata menyerahkan botol itu padaku. Belum pernah pulang. Jadi kamu diperlakukan kayak sampah ama dia?” Aku bertanya. Ha, lu pikir apa?”
“Aku lihat kamu gak hamil lagi, bagaimana bayinya? Aku memegang belakangnya, dan melihatnya. Teteknya ditutupi air benih, dan dia menjilati bibirnya. “Ya,” katanya. “Aku harus kembali bekerja di Seroja setelah bayi lahir, aku mungkin akan berada di setopan truk sekali atau dua kali seminggu, dengarin aja aku di CB Jangan lupa -.. Tertarik?”
“Ya,” kataku. “Apa itu? Keluar dari sini, gua engga bunuh bayimu.”
“Ya kamu yang bunuh dia,” katanya, tiba-tiba dia diam.










