Hari ini hari Jumat, besok kami berdua libur, aku menyiapkan strategiku untuk mendorong dia mau mengemeliku. Jav subtitle indo resepsi pernikahan kami berjalan lancar. Posisiku sekarang duduk berhadapan dengannya, aku tetep duduk di pangkuannya. Aku Sintia. Ada darah membekas di batang kontinya. “terus maunya gimana?” “nggak ngerti-ngerti juga?” jawabku, kok ada ya didunia ini lelaki yang selugu itu, gak tau deh kalo dia cuma pura2 lugu. Tiba2 pintu terbuka, refleks langsung dia menutup pintu sembari meminta maaf. nanggung kan rasanya kalo cuman gitu-gitu aja” lanjutku memancing. “iya, tapi jangan lama-lama”.Aku hanya terbaring di tempat tidur, tubuh bugilku ditutupinya dengan selimut. Sambil menunggu kami , aku mencoba membuka pembicaraan, “Bang, Sintia seneng deh abang ajak makan, ni kan resepsi khusus buat kita berdua ja ya bang”.




















