“Pasti dong, siapa yang mau marahi aku? Bokep Viral Terbaru Masih hujan keras. “Oh yah, aku nggak sadar Kak. Temanku nggak mau ke sini, capek katanya” sambil kusetel volume TV-nya.Setelah mereka selesai makan, Nidar lalu mencuci piring dan kedua orangtuanya duduk di sampingku sambil ngobrol, termasuk ia tanyakan soal rencana KKN-ku, bahkan soal-soal rencana tempat tinggalku sekembalinya kami dari lokasi KKN.“Kalau tidak keberatan Dit, kamu bisa tinggal aja nanti di rumahku setelah kembali dari KKN, kebetulan masih ada satu kamar kosong” tawarannya padaku seolah sangat serius. Beri aja selimut Dar”
“Baik Bu, asal Ibu mau tanggungjawab jika aku ditanggapi macam-macam” jawabku sambil menuju kamar paling depan berdampingan dengan kamar tidur Nidar dan sama-sama tidak punya penutup kecuali hanya gorden. Sudah lama perasaanku ini terpendam dalam hatiku, tapi Kakak selalu bersikap




















