Dipeluknya bocah kecil itu dan berbisik, ”Umi tunggu di rumah, belajar yang rajin ya…”Safiq mengangguk. Bokep china hot Sudah jelas itu anak siapa, tapi sepertinya mas Iqbal tidak curiga.Malah laki-laki itu kelihatan sangat senang dan gembira, sama sekali tidak curiga saat Anis kelepasan ngomong, ”Selamat, Fiq, sebentar lagi kamu akan menjadi seorang ayah,” ”Kamu kangen ini kan?” tanyanya sambil tersenyum manis.Dengan polos Safiq mengangguk dan mulai meremas-remas pelan. “Memang nggak pernah, tapi Umi pernah memintanya.” sahut Safiq. Ingat, kita kan lagi program hamil.” Mas Iqbal mengingatkan.Anis berusaha untuk tersenyum, ”Iya, Mas.” Dan saat sang suami merangkul lalu mengecup bibirnya untuk diajak menunaikan sunnah rasul, iapun berusaha melayani dengan sepenuh hati.




















