“Permisi… Permisi… Bay… Ni kak Ridwan”. + aAku mengatur laptop dan mulai membuka aplikasi kamera. Playbokep Tapi mau jalan aku males banget. Dengan masih agak bingung, aku bangun dan membukakan pintu rumah untuk tamu-tamu tak terduga itu. Tangannya seperti memelukku dengan memegangi tanganku yang masih memegang stik. + a“Nggak usah Bay, kakak pakai laptopnya dikamar aja. Kasih aja Bay, laptop kakak di dalam tas deket lemari”, bunyi pesan singkat kak Satria. Ada apa kak?”, tanyaku. Hehehe.. + aTit! + a“Siap Pak!”, candaku. aku bergegas mengambil laptop didalam kamar. Gampang kok. Ayo dong Bay, bisa –bisa jebol tuh gawang kamu kakak masukin terus”, kata kak Ridwan.




















