“nggak usah, wanita secantik kamu sendirian di lobby bisa berbahaya, mengundang para hidung belang, disini aja dan anggap rumah sendiri” cegahnya sambil menggandeng suaminya ke kamar mandi. Tanpa membuang waktu lagi, Pak Jacky kembali memeluk dan memasukkan tangannya ke dadaku, ditariknya lepas tali pengikat piyama dan dibaliknya tubuhku hingga kami berhadapan. Bokep Asia “eh kok kamu masih disini” tanyaku terkaget polos tak menyangka dia masih berada di situ. “yaaaa, jam segitu kan lagi rame ramenya, apalagi biasanya hari begini kan ladi’s night” protes Lita tapi suaminya tetap bersikukuh. Kami berpindah ke sofa di pojok ruangan, menghindari pandangan langsung dari pintu kamar mandi, paling tidak sebagai persiapan kalau istrinya sewaktu waktu keluar. Aku bingung, di satu sisi aku harus menghormati Pak Jacky yang telah mem-booking penuh namun di sisi




















