Kalau mengingat sifatnya Bram sih kupikir cara itu mempan. Gitu? Bokep thai Citra tersenyum puas mendengar suara berisik di rumah adik dan adik iparnya. “Masih mau bohong?” katanya sengit. Udah dipake berapa orang kamu hari ini, lonte?”Tia menggigit bibir, malu karena diledek Bram. Daripada Bram bawa pulang penyakit atau anak haram, mendingan dengan Tia. “Aku udah tahu seperti apa kamu sebenarnya, Mas. Gak enak sama mereka kalau sampai… cerai.”“Nggak!” jerit Tia. Citra mengisap rokoknya dalam-dalam, lalu menyemburkan asap dari mulut. Pipinya bersemu merah, tapi karena polesan.“Kok bengong aja, Mas? Tia menghindar sambil mengipas-ngipas di depan muka. Gitu. Satu jam sudah berlalu sejak Bram pulang. Dengan tidak sabaran Tia langsung naik ke pangkuan Bram dan memaksa mencium bibir Bram. Pakaian yang dipinjamkan Citra pun tidak mencerminkan kepribadiannya yang biasa,




















