Selain mbah Suliyem yang sudah tua, beliau juga pasti tidak berpikiran untuk melaporkanku pada pihak yang berwajib ataupun orang lain karena mungkin akan sangat merepotkan dan menjadi aib bagi beliau sendiri. (Semua percakapan ini terjadi dengan menggunakan bahasa Jawa, namun karena alasan kebhinekaan maka saya ubah dengan bahasa Indonesia dengan tanpa mengurangi arti sebenarnya,-red).“lah itu mas?” (si nenek menunjuk ke arah mobil pikapku).“oh, itu mobilnya mas-nya ini mbah, orang jajan kok, bukan ngetem mbah’ jawab si penjual angkringan.“aduh, saya kemalaman kalau begitu” si nenek bergumam sediri dengan bahasa tubuh yang menunjukkan kebigugan ditambah kecemasan.“Lah simbah ini rumahnya mana? Bokep Asia Mbah Suliyem hanya diam, tak berontak dengan kelakuanku padanya dibawah sinar lampu neon 5 watt sebagai penerang ruang utama di rumahnya.




















