Untuk medical drama Entot Doggy Tante Ampe Lemes, ulasan ini menilai akurasi, ketegangan UGD, dan empati. Bokep Plus: ensemble kuat, musik emosional. Minus: jargon medis banyak. Cocok untuk penonton yang suka kisah manusia di balik rumah sakit. Klik untuk mulai.
Aku terlalu sibuk memperhatikan kekurangan-kekurangan isteriku, padahal di balik semua itu begitu banyak kelebihanmu, wahai Maryamku. “Oh….bukankah ini sandal jepit isteriku?” tanya hatiku. Katanya mau kayak Rasul? Namun, belum juga kutemukan Maryamku. Kalau yang lain memakai baju berbunga cerah indah, ia hanya memakai baju warna gelap yang sudah lusuh pula warnanya. Abi tak tahan kalau makan terus menerus seperti ini!” Jawabku masih dengan nada tinggi.Mendengar ucapanku yang bernada emosi, kulihat isteriku menundukkan kepala dalam-dalam. Harus bisa masak, nyetrika, nyuci, jahit baju, beresin rumah?”Belum sempat kata-kataku habis sudah terdengar ledakan tangis isteriku yang kelihatan begitu pilu. “Oh….bukankah ini sandal jepit isteriku?” tanya hatiku. “Ummi… isteri sholihah itu tak hanya pandai ngisi pengajian, tapi dia juga harus pandai dalam mengatur tetek bengek urusan rumah tangga.

















