Aqu pun masuk kembali ke ruang rapat lalu melaqukan sedikit interupsi yaitu menanyakan apakah ada yg kehilangan ponsel di tanganku ini.“Wah…itu punya aqu!” Pak Sharif menyahut dari kursinyaAqu pun segera berjalan ke arahnya dan menyerahkan ponsel itu.“Ini Pak, benar punya Bapak? Jelas?” bisik Pak Adi lagi“Baik Pak!..” jawabku dgn patuhPak Adi memberikan jempolnya, lalu berjalan ke sisi ruangannya yg lain“Bapak-bapak, selagi surat perjanjian nya dibuat, kita makan siang dulu di ya.. Bokep Montok Pak Ahmad, orang separtainya Pak Andri sedang memecuti badannya dgn ikat pinggang kulit. Bu Melinda sudah tak ada lagi di sebelahku, Pak Adi mengatakan ia sudah pulang lebih dulu dan acara gila tadi sudah selesai.“Terima kasih atas partisipasinya meramaikan acara Kir…kamu memuaskan semua orang hari ini” katanyaIa lalu menyodorkan segelas air dan memintaqu mandi.




















