Fanny tentu saja ikut terlibat
dalam transaksi ini.Siang itu setelah Fanny menjemput barang pesanan tersebut dari jasa courier, sekarang dua wujud
menakjubkan itu ada di depan saya. Bokep Jepang “Aduh, sekarang dia panggil saya Mas,
padahal saya bossnya, belum lagi kalau dia hamil”.,,,,,,,,,,,,,,,,, “ON”…hiduplah alat mahal ini, kami bertiga
termangu-mangu didepan alat ini, selain ini untuk pertama kalinya juga perusahaan kami mendapat
pesanan alat ini, juga pertama kali Pak Sebastian merakit.Tinggal kami bertiga di ruang elektrik perusahaan, semua karyawan tentu sudah pulang dan terlelap
dirumah masing-masing.Kami bertiga takjub memandangi alat yang sudah hidup tersebut, nampaknya tidak ada trouble sedikitpun,
“Ayo kita coba, kita hanya punya waktu 7 jam sebelum menyerahkan barang ini” suara saya memecah
keheningan“Saya, Pak !” Pak Sebastian langsung menyahut, selain dia sudah hapal alat-alat medis kedokteran, dia
juga tahu kecanggihan alat ini dan pemeriksaan




















