“Demammu sangat tinggi, semoga aku bisa menanganinya”, kata dokter itu. Alex mengancamku dengan menculik Chelsea, anakku, ia bisa saja membunuh Chelsea bila aku tidak menuruti maunya. Bokep Montok “Oh, sudah bangun?..”, tanya dokter yang juga terbangun. “Mari ku bantu untuk membersihkan diri”, kata dokter itu sambil menarikku bangun. Mereka membiarkan ku terkapar, dengan penuh muntahan di sekitar wajahku dan mengotori rambutku. Mendekati pagar, segera ku buka sendiri agar aku bisa mencari taksi untuk membawaku ke tempat Alex.Tiba-tiba, sebuah mobil sedan hitam mendekatiku, Toyota Camry, elegan sekali, lalu kaca jendelanya turun di bagian sopir. “Apa bisa kita akhiri semua?”, tanyaku. Ini bukan karena aku sengaja, aku demam, aku sudah membalas sms nya tapi ia tidak mau mengerti.




















