“Silakan”.Sambil menunggu Om Rudi menyelesaikan urusannya, Cinta melihat-lihat dan berjalan-jalan ke sekitar. Sama-sama mengetahui rahasia pribadi satu sama lain. Bokep Cina Begitu pula dengan laki-laki yang menjadi kekasihnya. “…Dan soal kamu, Om sudah dengar langsung dari Om Rudi”. “Kita sudah sama-sama dewasa Ta, jadi Om bakal cerita terus terang saja…”.Om Ridwan kemudian bercerita panjang lebar tentang kebiasannya bermain wanita dan gadis-gadis muda. Jawabannya tidak juga. Tak mungkin Om Ridwan mendapatkan nomor ini dari Felisia. “Ah Om bisa aja”. “Kalo cium bibir di kasur boleh dong?”. Tubuhnya yang sedikit berisi justru membuat karakter kebapakannya terlihat jelas. “Cinta?”, terdengar suara laki-laki. “Aduh itu mau banget Om, Cinta kan mau lanjut studi ke luar negeri kayak Om”. Apalagi kalau memang benar Om Ridwan kenal dengan pembimbingnya, itu berarti keuntungan baginya.




















