Aku tidak akan pernah membencimu Maria..”
Pelukan Erik semakin erat. Erik kembali menciumiku, kali ini dia meremas payudaraku sambil menghisapnya. Bokep arab viral Aku pun menunggunya untuk pulang sambil bermain Play Station di kamarku. Rasa takut dan kesepian menyerang hati dan pikiranku. Erik melihatku dengan penuh nafsu. Ballroom hotel itu sangat indah, Erik mempersiapkannya secara spesial. Tiba-tiba, Erik menarik gaunku dengan sangat kasar sehingga menjadi robek. Berada di tengah-tengah mereka saja sudah sangat membuatku special. Tapi, aku tetap tidak bisa beranjak dari sana. Kenapa? Dan itu sudah lebih dari cukup bagiku. Aku pun mengenakan gaun berwarna putih yang baru dibelikan Erik. Dan lagi, sekarang.. Di sana, banyak anak-anak yang sebaya denganku. Temannya yang ikut bersamanya pun ikut memperhatikan diriku.“Ada apa Torian? Hanya saja, aku sudah mempersiapkan hukuman yang tepat untukmu.




















