aku diem saja, dan dia si jablay pun* tidak memperkenalkan* aku untuk* tetangganya. Bokep “Iya deh”. aku telah* enggak tahan, udah pengen dimasukkin”, pintanya. Aku terus mengenjot memeknya seraya* pentilnya kuhisap. Toketnya yang telah* keras sekali terus saja kuremas2, demikian pun* pentilnya. Dia kunaiki dan segera menunjukkan* kontolku ke memeknya. Tembok tinggi merintangi* pandangan orang luar yang inginkan* mengintip ke dalam. Sesampai dirumahku, dia si jablay duduk didepan tv, tv kunyalakan dan aku memungut* minuman untuknya.“Mas bermukim* sendiri ya”. “Orang kecil hati* kok justeru* digoda”. aku pesan paha ayam goreng plus kentang plus soft drink dingin. “Kamu ngikuti debat ini?” tanyaku. Ini anak tetangga, tadi dititipkan ke rumah, katanya mo dijemput lagi siang ini di sini”.




















