“Ya ampun Tok, kamu baru bangun!”, teriak Iswani. Bokep Barat “Aku duarius Mbak, bukan serius lagi”, kataku ngotot yang hanya dibalas dengan senyumannya.“Mbak, pria yang duduk disana ada yang ngelihatin Mbak terus, sepertinya naksir, mau kukenalkan Mbak”, kataku sambil menghabiskan roti bakarku. “Makan aja, kalau tahu kamu baru bangun sudah kubelikan makan tadi”, katanya. Pura-pura tidak tahu gelagat para pria yang sedang menaksirnya, Iswani mengajakku duduk di meja paling pojok. Setelah kukenakan celana pendek kubuka pintu, ternyata yang ada dihadapanku adalah Iswani yang telah kembali balik kekamar setelah keluar entah kemana dan berapa lama. “Aku nggak rugi, kok”, jawabnya santai. kamu nggak pernah bisa diajak serius”, keluhnya dengan muka masam. “Nggak apa-apa Mbak, cuma mikir kerjaan besok”, jawabku santai. “Mmm.. Di teras kamar aku melakukan stretching selama beberapa




















