Singkat cerita, malam minggu berikutnya Kresna menjemputku jam 7 tepat sesuai janjinya. Lagi-lagi aku manut saja padanya, kali ini karena shock dan rasa sakit yang menyerangku. Bokep dan ya ampun!, ternyata ada tujuh termasuk teman Kresna yang tadi. Ada seorang yang melepaskan ikatan kakiku dan aku senang sekali. Entah kenapa secepat itu, mungkin terlalu lama pemanasan dengan kasur. Karuan sajakuncinya yang masih terpasang 000 langsung terbuka. Tapi dia tidak menyadarinya, sehingga dia tetap nekat menempelkan wajahnya di tengah-tengah payudaraku, dia mulai melancarkan beberapa gigitan kecil pada puting payudaraku. Ternyata dia seorang pemerkosa yang cukup profesional. Karuan sajakuncinya yang masih terpasang 000 langsung terbuka. Sesaat kemudian ia kembali dengan seorang temannya yang membawa sebuah gergaji. Sungguh aku terkejut mengetahui hal ini. Aku suka kamar itu karena letaknya di




















