Bagusnya, semua apa yang kulakukan tidak ada penolakan. Bokeb Aku jadi ngak tega. “Elsa, maafkan Remon ya…aku lupa kalau ada tamu dirumah ini,” kataku merangkai obrolan biar nyambung.“Nggap apa-apa, cuma Elsa malu hati, sungguh Elsa malu melihat kamu telanjang tadi,” balasnya tanpa mau menatap aku. Kudekati Elsa dan kuberanikan memegang pundaknua seraya menenangkannya.“Sudalah nggak usah malu, kan cuma kita berdua yang tau.” Melihat reaksinya yang diam saja, aku mulai berani duduk disampingnya dan merangkul pundaknya. “Jangan keluarin didalam ….aku lagi subur,” suaranya tresengal-sengal ditengah gelombang kenikmatan yang belum mereda.Kekagetanku hilang setelah tau reaksinya. Elsa menggeliat.Pilinan jariku di payudaranya membuat nafsunya naik. Mungkin malu.




















