Siang itu kelelahan benar-benar menyapaku. Bokep sub indonesia “Ah untung masih sempat istirahat”, pikirku.Aku buka dasi, ID, wing, bolpoint lalu kuletakkan di atas meja dengan rapi beserta topi petnya. Sekarang giliran jari tengah kiriku menyodok lubang duburnya. Dari arah pintu masuk aku berjalan perlahan dengan pandangan mata hampir tak berkedip ke arah receptionist itu. “Ih, mesra juga”, katanya. “Mas sorry aku yang nelpon, abis ruang operator baru sepi nih..”
“Eh, aku dong yang sorry.., terlambat tiga menit nelpon kamu…”
“Ya Mas aku tahu, kan di ruang operator, emang baru ngobrol penting ya tadi sama pramugari di kamar 204?”
“Ah enggak, mereka cuman mau nanya mau makan di mana kok…”
“Ooo”, sahutnya
“Eh Mbak Ana pulang jam berapa?”
“Lho kok pake Mbak?”
“Abis umurku baru dua dua dan mbak kayaknya udah lama kerja di sini..”, jelasku.




















