Sementara itu istriku menarik tangan pak Bardi untuk juga turun melantai.Lagunya mendukung sekali dan amat syahdu. Bokep Montok Aku lalu pamit pulang dan ingin istirahat tidur, untuk menyiapkan stamina, siapa tahu nanti malam sudah mulai dibuka hubungan ku dengan Bu Lina. Aku sudah mengenal wataknya yang senang membuat orang tersiksa karena penasaran. Tapi Bu Lina tipe wanita yang pemalu serta mencintai suaminya, dia tidak sanggup menuruti kebebasan yang diberikan Pak bardi. Bu Lina agak terkejut, karena tidak menyangka mendapat serangan begitu cepat. Pak Bardi tidak sempat berpikir dan menyusun kata-kata dia langsung memelukku. Istriku dan Bu Lina sudah seperti kakak adik, mereka kompak sekali dan sering jalan bareng pergi belanja atau sekedar jalan-jalan ke Mall. Bu Lina pintar dalam hal masak memasak. Aku membuka semua kecuali celana dalamku.




















