“Lepas dulu dong bajunya . Bokep India Ah engga.. Masih wajar. Sepasang putingnya telah mengeras. “Mungkin dokter ganteng dan baik hati” kata Nia, suster yang selama ini membantuku. “Maksud Ibu, ingin saya yang periksa” kataku tiba2, seperti di luar kontrol. “Saya udah engga tahan .”
“Sebentar lagi kok. Dalam kebimbangan ini tentu saja aku memelototi terus sepasang buah indah ciptaan Tuhan ini. Masih wajar. kapan-kapan Syeni mau lagi ya .”
“Iya .. Dan Syeni kulihat senyum tipis. Tak bisa diteruskan nih, reputasiku yang baik selama ini bisa hancur. Lalu, dengan perlahan dia menurunkan CD-ku hingga lepas. Tak ada maksud apa-apa. kini tubuh ibu muda yang putih itu seluruhnya terbuka. Kalau tidak kuteruskan, berarti aku menolak keinginan pasien, dan terus terang rugi juga dong .




















