Tak pernah sekejappun Angelina membuka kedua matanya, sambil terus berdesis-desis pelan. Tak pernah sekejappun Angelina membuka kedua matanya, sambil terus berdesis-desis pelan. Bokeb Saya mulai menggerakkan prop USG ke bagian tubuh atasnya, karena BHnya masih ditempat tentu saja saya tidak bisa mengarahkan prop tepat ke Jantungnya “Angelina, eh.eh.”..”Oh, ini Pak” Sambil memegang BHnya ” Sebentar, Pak” dengan gaya akrobat seorang wanita, BH Angelina sudah terlepas. “Aduh, sekarang dia panggil saya Mas, padahal saya bossnya, belum lagi kalau dia hamil”.,,,,,,,,,,,,,, Sambil dia pesan, agar barang yang diterima harus sudah siap dipakai dan dioperasikan. Mulailah saya memberikan pelincir di perutnya yang putih dan kencang, “Hi-hi- hi, dingin, pak”. Saya sekarang sendirian di ruang elektronik, lampu sudah saya hidupkan kembali, sambil merokok dan menunggu Angelina kembali ke ruang ini, saya




















